Beginilah Nasib Bocah Heroik Pemanjat Tiang Bendera di Belu, Atambua


Pagipagi.online - Masih ingat dengan bocah yang memanjat tiang bendera pada Upacara HUT RI 17 Agustus 2018 di Atambua? pasti semua pada tahu karena videonya cepat sekali tersebar (viral) dimedsos. Akibat tindakannya tersebut, bocah yang belakangan bernama Yohanis Gama Marschal mendapatkan simpatik luar biasa dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat biasa sampai para pejabat di negeri ini. Apasajakah apresiasi buat bocah ini? berikut beberapa apresiasi yang diberikan kepada bocah tersebut:
 
Seperti dilansir di Detik.com, pihak PLN memberikan beasiswa sampai lulus S1 kepada Yohanis Gama Marschal.

"Aksi Yohanis sangat nasionalis sekali. Kami salut dengan anak ini. Mulai saat ini Yohanis menjadi 'Putra PLN' dan akan mendapatkan beasiswa sampai dengan tingkat S1," kata Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali, dalam keterangannya, Jumat (17/8/2019).

Menurut Ali, tindakan Yonahis patut dicontoh. Ali tinggal di kawasan perbatasan dengan Timor Timur yang memiliki rasa cinta kepada tanah air.

"Yohanis memiliki inisiatif yang tinggi, berani mengambil keputusan dalam waktu singkat, berani mengambil resiko, membanggakan dan bisa menjadi tauladan bagi generasi muda Indonesia," pungkas Ali.

Pihak PLN pun sudah mendatangi kediaman dari Yohanis. Termasuk bertemu dengan kedua orang tua Yohanis, Victorino Fahik Marschal dan Lorenca Gama.

"Mengabarkan bahwa anaknya akan mendapatkan beasiswa pendidikan hingga kuliah S1. Kelak besar nanti, Yohanis bercita-cita menjadi seorang tentara.

Selain itu, Yohanis Gama Marschal juga akan menjadi tamu kehormatan presiden dan menpora dalam acara pembukaan asian games yang berlangsung pada malam ini ((18/08/2018).

Panglima TNI juga telah memerintahkan jajarannya memprioritaskan Jhon sebagai prajurit TNI melalui jalur bintara atau akmil. demikian halnya dengan. 

Selain itu, Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea juga mengapresiasi aksi heroik yohanis dengan memberikan uang sebesar Rp. 25 juta, "untuk beli permen" selorohnya.

Viral Peserta Karnaval TK Bercadar dan 'Bersenjata' di Probolinggo

Karnaval anak-anak TK yang mengenakan jubah dan cadar memegang senjata mainan yang viral (Istimewa)
Pagipagi.online - Di Kota Probolinggo digelar pawai karnaval TK dan PAUD memperingati HUT ke-73 Kemerdekaan RI. Pawai tersebut jadi viral di dunia maya karena salah satu peserta TK mengenakan jubah dan cadar sambil memegang senjata mainan.

Sejumlah warga menjepret dan mem-video kan anak-anak TK bercadar memegang senjata tersebut dan membagikannya ke media sosial. Dalam video itu terlihat rombongan peserta TK tersebut melintas. Di depan barisan ada dua anak TK menunggang kuda mainan.

Di belakangnya berbaris anak-anak TK lain. Mereka mengenakan jubah dan cadar berwarna hitam. Di tangan mereka terpegang senjata laras panjang yang terbuat dari kertas. Apa yang disuguhkan TK tersebut menjadi perbincangan di media sosial.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Muhammad Maskur mengaku sudah mengetahui informasi tersebut. "Dari 158 peserta, hanya satu peserta yang mengenakan jubah dan cadar yakni TK Kartika V 69," ujar Maskur kepada wartawan, Sabtu (18/8/2018).

Pawai karnaval TK dan PAUD se-Kota Probolinggo sendiri melintasi jalur protokol Kota Probolinggo, mulai Jalan Panglima Sudirman (depan Pemkot)-Jalan Suroyo-hingga Alun-alun Kota. 

sumber                
Back To Top