Polemik E-KTP, Mendagri Ancam Pecat Kadis jika Ada Kejadian Ini

Mendagri Tjahjo Kumolo | Foto: Okezone

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menghendaki setiap daerah dapat memberikan penjelasan secara jujur dan transparan kepada masyarakat terkait blankoKartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang belakangan menjadi pelemik. Hal itu dikatakan Mendagri, Tjahjo Kumolo.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu meminta kepada pemerintah daerah yang memiliki otoritas pembuatan e-KTP agar tidak menyulitkan masyarakat yang ingin membuat e-KTP. "Bila blanko e-KTP masih ada, jangan dikatakan habis," ujar Tjahjo di akun Twitter resminya @tjahjo_kumolo, beberapa waktu lalu.

Tjahjo juga meminta kepada Kemdagri dalam hal ini Direktorat Jendral Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil), untuk memberikan pembinaan yang serius kepada Kadis yang staffnya membohongi masyarakat. "Membohongi masyarakat, dengan mengatakan blanko e-KTP habis padahal sebenarnya blanko masih ada," imbuhnya.

Ia tak segan-segan memberikan saksi represif berupa pemecatan kepada kepala dinas (kadis) terkait yang staffnya membohongi masyarakat.

"Dirjen Dukcapil Kemendagri beserta jajarannya akan terus melakukan sidak untuk memastikan pelayanan adminduk berjalan baik dan gratis," tegasnya.

Sebelumnya, Tjahjo mengakui masih adanya keluhan masyarakat terkait susahnya membuat KTP elektronik. Dirinya juga menyebutkan bahwa perekaman data KTP berbasis elektronik (e-KTP) secara nasional sudah mencapai 95%. Tjahjo menargetkan akhir tahun ini, kartu fisik e-KTP sudah terdistribusi ke seluruh daerah.

Labels: Berita, Sosial

Thanks for reading Polemik E-KTP, Mendagri Ancam Pecat Kadis jika Ada Kejadian Ini. Please share...!

Back To Top